Bosan dan capek. Itu yang akhirnya memotivasi gue untuk ngebuka blog lagi. Seharian bolak-balik buka HP, lihat media sosial (Instagram, Twitter, Facebook), cari video di youtube, dan buka Netflix membuat gue kayaknya capek banget. Timeline Twitter, FB dan Instagram rasa-rasanya udah gue scroll sampai mentok. Asli. Bingung mau ngapain lagi. Sampai akhirnya gue mandi siang dan merasa harus melakukan sesuatu. Memang kamar mandi punya unsur magis, suka menelurkan ide kreatif. Padahal kamar mandi tempat setan bersarang.

Rasa-rasanya otak gue sudah terlalu sistematis akibat kerja di kantor, ngubek-ngubek peraturan pajak dan ngerjain urusan-urusan administratif. Sisi otak bagian kreatif gue udah mulai lumutan. Kalau nggak diasah lagi sisi otak bagian kreatifitasnya, gue takut jadi orang yang kurang selow, mudah marah, sedikit selera humor, dan kurang asik.

Sampai akhirnya, gue memutuskan untuk membangkitkan lagi arwah blog ini dan mungkin akan buat akun youtube. Ini yang paling potensial yang untuk mengasa kreatifitas. Tapi rasa-rasanya untuk buka akun youtube dan siapin kontennya itu masih agak jauh buat gue. Ngeblog yang dirasa tidak sulit. Akhirnya gue buka-buka lagi blog yang hidup segan dan mati tak mau ini.

Alasan membeli Domain
Singkatnya, kalau gue amati, isi konten gue adalah isi konten yang kurang menarik. Tapi yaudah lah ya, peduli setan. Tidak ada aturan yang mengharuskan untuk membuat konten yang menarik. Biarlah blog ini hidup walaupun tak berguna.

Sambil telusur konten, gue juga mikir, kok nama blog gue kurang asik. hasilketikantangan.blogspot.com. Gue berpikir ulang, waktu itu kenapa ya gue kasih nama itu. Kok gue bisa kasih nama seaneh itu yaa. Ini salah satu motivasi lagi yang membuat gue akhirnya membeli domain.

Saat sudah sampai tahap mau beli, gue juga bingung, mau dikasih nama apa lagi. Yaudah, gue kasih nama padasuatuhari.com. Kenapa pada suatu hari, karena kalau gue liat, blog gue adalah ladang untuk bercerita. Nah, biasanya kalau cerita, sering dimulai pada pada suatu hari, jadilah itu nama blog. Simple meskipun tidak sesimple itu sih gue dapat namanya.

Gue beli domain seharga IDR 165.930. Mudah-mudahan, dengan uang yang gue keluarin ini membuat gue lebih nggak mager untuk menulis. Ada cost yang keluar dan harus ada yang gue dapetin setidaknya kepuasan batin kalau nggak bisa dapat cewek dari blog ini.

Setelah udah gue beli dan dapat kwitansi virtual, gue punya kendala sinkronisasi blog gue dengan domain yang gue beli. Gue pun cari sendiri di internet dan gue ngerasa internet nggak membatu. Akhirnya gue telpon kawan-kawan gue yang biasa jadi webmaster dan sialnya nggak ada yang angkat. Mau nggak mau, gue oprek-oprek lagi informasi dari internet. Satu hal yang gue sadari, ternyata gue orangnya males baca. Padahal di email dan di internet sudah dikasih tahu jelas dan mudah. Tapi memang karena gue males baca makanya prosesnya jadi sedikit lebih panjang sampai harus menghubungi kawan-kawan.

Selama ini gue self proclaim bahwa hobi gue baca. Tapi untuk hal sederhana seperti itu, gue males baca. Bullshit memang. Salah satu bentuk paradoks yang ada di bumi. Makanya mungkin Indonesia ada diperingkat bawah terkait budaya membaca. Ya gue punya andil di situ yang membuat peringkat indonesia berada di peringkat bawah dalam hal membaca.

Btw, Finally, here I am. Gue adalah owner dari padasuatuhari.com. Gue udah tulis di bio Instagram dan twitter juga. Hiduplan meski tak berguna!

27/06/2020 20:27



Sumber Gambar : Peggy Choucair - Pixabay.com

0 Comments