Skip to main content

Kita Dibohongi Melulu!

Kita dibohongi melulu!
Baru membuka tudung saji di meja makan, Pria paruh baya bercerita tentang seseorang yang baru saja bangkit dari kubur. Keterangan dalam video tersebut menyebutkan bahwa pria tersebut disiksa malaikat hingga tubunya dipenuhi luka terbalur.

Kita dibohongi melulu!
Diberita daring, seorang pemimpin negara berkata bahwa negara ini tidak bisa dipimpin dengan tangan besi. Sementara berita disebelahnya menyebutkan bahwa negara ini tidak boleh menjadi pengimpor bahan-bahan terlebih nasi.

Kita dibohingi melulu!
Ketika fajar datang, ada perwakilan orang datang kerumah penduduk-penduduk untuk memberikan brosur janji. Tentu saja beserta amplop berisi nominal yang tersaji.

Kita dibohongi melulu!
Disebuah kantor terdapat reklame yang menyiarkan kabar bahwa tempat ini bersih dari sogokan dan pungli. Beberapa meter didepannya puluhan orang mengantri untuk mendapat izin mengemudi yang hanya perlu beberapa jam untuk jadi.

Kita dibohongi melulu!
Baru saja telepon genggam berbunyi yang menandakan kita mendapatkan undian. Namun siapa dan atas nama siapa pengirimnya, tidak ada kepastian.

Kita dibohongi melulu!
Seorang pemimpin redaksi menyatakan dalam media sosialnya bahwa media tersebut sangat menjaga independensi. Namun pemegang sahamnya baru saja kalah dalam kontes demokrasi.

Kita dibohongi melulu!
Seorang yang kasmaran baru saja menerima pesan diponselnya. Dinyatakan bahwa kekasihnya ingin fokus berkiprah, sehingga hubungan tersebut harus kandas hanya dari pihak sebelah.


Kamar kontemplasi. Lantai 2
28 Desember 2019 pukul 17.30



Comments

Popular posts from this blog

Jean-Baptiste Say, Pengembang Model klasik Smith

Setelah kelahiran pencetus kapitalis-Adam Smith- dengan karyanya An inquiry into the nature and cause of the wealth of nations. Ada beberapa ekonom klasik yang mengembangkan model yang telah dibuat oleh Adan Smith, sebuat saja Jean-Baptiste Say. Terkadang ekonom prancis ini sering disebut sebagai Adam Smithnya prancis. Awalnya JB Say adalah Tribunat -Seorang perwira Romawi kuno dipilih untuk melindungi hak-hak mereka dari tindakan sewenang-wenang dari para hakim bangsawan- Napoleon. Akan tetapi Napoleon adalah diktator yang haus kekuasaan yang menentang kebijakan Say dan mengeluarkannya dari tribunat setelah terbit karyanya yang berjudul Treatise on political economi. Napoleon bahkan melarang penyebaran buku Say karena dalam buku itu Say mengecam kebijakan Napoleon. Ada beberapa sumbangan penting dari yang diberikan JB Say yang juga pendukung Smith tentang kebebasan alamiah, persaingan ekonomi dan pembatasan campur tangan pemerintah. Bahkan analisis Say lebih mendalam tertimbang Smith…

Hijaunya Rumput di Rumah Sebelah

Tak bisa kumungkiri, mengkomparasi merupakan aktifitas pelik untuk dijalani. Memang, beberapa poin dapat diperbandingkan,  namun, selalu ada pengecualian. Apakah sesuatu sengaja diciptakan dengan padanan?

Diberkatilah orang-orang yang pandai membandingkan. Diberkatilah orang-orang yang cerdas mengambil keputusan. Diberkatilah orang-orang yang punya pilihan.
Begitu pula saat membandingkan rumput rumah sebelah. Rasa-rasanya selalu saja ada yang membuatnya tampak lebih indah. Matahari, tekstur tanah, bahkan sampai variannya. Padahal kita tahu bahwa rumput juga bisa enyah. Busuk karena menua.
Cukup ajaib memang rumput rumah sebelah. Tak pernah berantakan susunannya meski dikoyak cuaca atau digerogoti hama. "Apakah itu rumput replika?" Ah, tak baik berburuk sangka. Hanya membuat bercak dihati pemiliknya.
Dipikir-pikir, ada baiknya tak menanam rumput. Kita tak perlu mengakomparasi. Tetangga sebelah pun tak perlu menghabiskan waktu memperdebatkan rumput yang kita miliki. Tapi itu t…

#4 Kisah Sedih di Hari Senin

Jujur saja, gue nggak tahu apakah harus sedih atau bahagia saat seorang kawan, Rifki, mengirim undangan pernikahan melalui pesan WhatsApp. Satu sisi, gue sangat bahagia karena pada akhirnya, dia berani mengambil keputusan sulit untuk mempersunting perempuan yang ia kasihi. Terlebih, jika ditarik kebelakang, banyak hubungan toxic dan nggak jelas yang ia alami hingga gue seringkali menggelengkan kepala atas tingkahnya. Hubungan yang bertepuk sebelah tangan, dijadikan ojek hampir setiap hari, dapet cewek dengan nilai mahar tinggi sampai dipermainkan oleh perempuan yang ia sukai. Ini juga salah satu bentuk saran gue ke dia untuk mempersuntingnya. Gue juga yang memberi saran untuk memutuskan hubungan dengan perempuan-perempuan terdahulunya karena melihat tingkah lakunya yang tidak jelas. Tapi di sisi lain, gue agak sedih karena salah satu teman seperadventuran gue, nantinya akan sulit untuk diajak melancong. "Santai aja," katanya saat gue bilang kalau nantinya dia bakal susah dia…