Masa lalu bagiku adalah jeratan tak kasat mata. Aku selalu terjebak dan terpenjara oleh rindu yang tak pernah tuntas. Rindu pada sesuatu kejayaan dan penyesalan yang tak bisa kutemui lagi. Masa lalu selalu membuat kesempatan hidup di dunia menjadi tak produktif atas lamunan-lamunan yang tak bisa tercapai. Sebuah mimpi yang tak pernah terwujud meski didorong oleh ambisi dan usaha. Sekarang, ia menjeratku untuk kesekian kalinya pada 2/3 malam yang sunyi.
Mungkin, ada baiknya aku tidur, proyek di masa depan telah menanti.

1 Comments