Skip to main content

Sapaan sebelum tidur

Kuhaturkan selamat malam untuk kamu, perempuan yang masih resah menunggu surat elektronik dari bosmu. Jika kubaca dari pesan-pesanmu di aplikasi obrolan, kupikir, hari ini kamu sudah berjuang untuk bertahan hidup di dunia yang fluktuatif, keras, dan dinamis. Istirahatlah yang nyenyak, sebab tubuh indahmu perlu direbahkan, ototnya butuh direnggangkan dan tulang-tulangnya jangan melulu dikasih beban.

Jangan sampai terlalu lelah, suaramu terlalu indah untuk menjadi serak karena radang tenggorokan. Aku ingin mendengarmu berbicara dengan cepat dan bercerita penuh gairah tentang perjalan dan pelajaran hidup yang kamu terima. Berceloteh tentang bagaimana sibuknya kamu hari ini. Satu lagi, aku suka caramu megumpat ketika jengkel dengan klien atau bosmu. Itu sungguh jenaka sebab kamu tak pandai mengumpat.

Oh iya, jangan konsumsi terlalu banyak makanan di malam seperti ini, sebab kamu tak mau punya masalah dengan berat badan, bukan? Tapi tubuhmu jangan sampai terlambat diberi asupan. Ingat, kamu punya banyak hal yang hendak dikerjakan dan hampir setiap hari bertemu deadline. Aku tak ingin melihat cahaya matamu redup seperti ketika kamu terbaring di ranjang dengan kabel-kabel menembus tanganmu. Tak ada cerita, tawa, dan gembira.

Kamu tak cocok terbaring seperti itu sebab itu bukan kamu. Yang kutahu, kamu adalah orang yang duduk di meja kerja dengan sorotan mata tajam menghadap komputer lipat dengan logo apel tergigit. Jari-jari manis, lentik nan agresif serupa menari di atas keyboard.

Yang kukenal, kamu adalah orang yang selalu tahu cara memadu padankan bahan yang melekat di badan. Orang yang kurang suka memakai bedak tebal. “Nggak betah kalau pakai bedak tebal,” ujarmu. Perempuan dengan kantung mata hitam dan besar serta berwajah agak pucat jika bibirnya belum dipoles gincu.

Setelah urusanmun usai dengan surat elektronikmu, lekaslah tidur. Harapan sederhana, semoga kamu menerima mimpi indah seperi indahnya dirimu. Jadi, ketika pagi datang, kamu bangun dengan segar dan siap menjalani hari. Lebih bersemangat. Karena menurutku, Sehangat-hangatnya permulaan hari adalah sapaan “Selamat pagi” dari orang-orang terkasih. Secerah-cerahnya pagi adalah melihat orang-orang tersayang tersenyum menyambut hari. Semangat pagi adalah ketika kita mempersiapkan seluruh tenaga kita untuk bertarung untuk apa yang kita cinta dan untuk orang yang kita cinta.



Bilik Mimpi
14/2/2017
12.00

Comments

Popular posts from this blog

Jean-Baptiste Say, Pengembang Model klasik Smith

Setelah kelahiran pencetus kapitalis-Adam Smith- dengan karyanya An inquiry into the nature and cause of the wealth of nations. Ada beberapa ekonom klasik yang mengembangkan model yang telah dibuat oleh Adan Smith, sebuat saja Jean-Baptiste Say. Terkadang ekonom prancis ini sering disebut sebagai Adam Smithnya prancis. Awalnya JB Say adalah Tribunat -Seorang perwira Romawi kuno dipilih untuk melindungi hak-hak mereka dari tindakan sewenang-wenang dari para hakim bangsawan- Napoleon. Akan tetapi Napoleon adalah diktator yang haus kekuasaan yang menentang kebijakan Say dan mengeluarkannya dari tribunat setelah terbit karyanya yang berjudul Treatise on political economi. Napoleon bahkan melarang penyebaran buku Say karena dalam buku itu Say mengecam kebijakan Napoleon. Ada beberapa sumbangan penting dari yang diberikan JB Say yang juga pendukung Smith tentang kebebasan alamiah, persaingan ekonomi dan pembatasan campur tangan pemerintah. Bahkan analisis Say lebih mendalam tertimbang Smith…

Hijaunya Rumput di Rumah Sebelah

Tak bisa kumungkiri, mengkomparasi merupakan aktifitas pelik untuk dijalani. Memang, beberapa poin dapat diperbandingkan,  namun, selalu ada pengecualian. Apakah sesuatu sengaja diciptakan dengan padanan?

Diberkatilah orang-orang yang pandai membandingkan. Diberkatilah orang-orang yang cerdas mengambil keputusan. Diberkatilah orang-orang yang punya pilihan.
Begitu pula saat membandingkan rumput rumah sebelah. Rasa-rasanya selalu saja ada yang membuatnya tampak lebih indah. Matahari, tekstur tanah, bahkan sampai variannya. Padahal kita tahu bahwa rumput juga bisa enyah. Busuk karena menua.
Cukup ajaib memang rumput rumah sebelah. Tak pernah berantakan susunannya meski dikoyak cuaca atau digerogoti hama. "Apakah itu rumput replika?" Ah, tak baik berburuk sangka. Hanya membuat bercak dihati pemiliknya.
Dipikir-pikir, ada baiknya tak menanam rumput. Kita tak perlu mengakomparasi. Tetangga sebelah pun tak perlu menghabiskan waktu memperdebatkan rumput yang kita miliki. Tapi itu t…

#2 Kehilangan Kesenangan Bermain Games

Games yang lagi gue mainin akhir-akhir ini dan sampai sekarang adalah free fire. Gue nggak tahu mau main games apa lagi. Rasa-rasanya games sudah kurang menyenangkan. Entah kenapa. Padahal, dua atau tiga tahun lalu, rasa-rasanya hampir setiap hari gue mainin games ini.Bahkan sampai gue belain curi-curi waktu di sela kesibukan. Karena sebegitu bikin nagihanya, gue pun pada waktu itu sudah sampai pada peringkat pertama diantara kawan-kawan gue yang lain. Peringkat ini gue dapetin karena terlalu sering intensitas gue untuk bermain. Tapi itu dulu. Sekarang beda. Selain free fire, gue juga main PUBG dan Call of Duty. Gue pun sempat tergila-gila akan permainan ini. Tapi sebentar saja untuk kedua games ini. Entah kenapa, 2 tahun belakangan ini gue mudah bosan. Padahal, kalau boleh dibilang, gue tipe setia sama games. Misalnya, Clash of Clan (COC). Jika tidak salah ingat, mungkin 3 tahun atau lebih gue bermain COC. Gue mulai bermain COC karena pada saat itu games ini sedang hits. Namun, sampa…