Skip to main content

Rasa Dangdut Disana

Alunan dangdut terdengar lirih dari panggung kampung
disana berjoget
kuli bangnan yang dimpor dari kampung penganggur
tukang ojek resah ditinggal pelanggan yang telah berkendaraan pribadi
atau pengangguran kota yang ijazahnya tak laku digadai

Alunan dangdut terdengar hingar bingar dari panggung kampanye
disana
para politisi berorasi tentang pemberantasan kemiskinan dan korupsi
padahal perkataanya tak ubahnya kentut busuk tak sedap yang menguap tak berbekas

Alunan dangdut terdengar menghentak dari panggun pesta
disana
para ormas radikal berjaga sehabis berkelahi memperebutkan lahan

Alunan dangdut terdengar keras dari camp militer
disana
para tentara mengabiskan malam setelah berburu gerilia,
mereka menunggu malam demi malam agar bisa bertemu keluarga

Alunan dangdut terdengar getir dari speaker kecil
disana
para pelantun tak berduit mengais rejeki karena tak beruang masuk studio rekaman
atau mengamen seorang waria yang terkucil dari kehidupan

Alunan dangdut terdengar resah dari tape mobil truk
disana
para supir pengantar barang tegang mengantri tuk masuk kapal
berharap tak telat agar tak kena damprat para cukong pemilik kapital

Alunan dangdut terdengar samar dari radio usang warung kopi
disana
setiap orang bercuap apa saja
mulai dari candaan sampai pemikiran
diawali masalah sehari-hari sampai kekecewaan terhadap negeri


Alunan dangdut terdengar galau dari sebuah headphone
disana
aku sedang mengahayati sebuah irama
yang berlirik tentang hati yang terluka

Comments

Popular posts from this blog

Jean-Baptiste Say, Pengembang Model klasik Smith

Setelah kelahiran pencetus kapitalis-Adam Smith- dengan karyanya An inquiry into the nature and cause of the wealth of nations. Ada beberapa ekonom klasik yang mengembangkan model yang telah dibuat oleh Adan Smith, sebuat saja Jean-Baptiste Say. Terkadang ekonom prancis ini sering disebut sebagai Adam Smithnya prancis. Awalnya JB Say adalah Tribunat -Seorang perwira Romawi kuno dipilih untuk melindungi hak-hak mereka dari tindakan sewenang-wenang dari para hakim bangsawan- Napoleon. Akan tetapi Napoleon adalah diktator yang haus kekuasaan yang menentang kebijakan Say dan mengeluarkannya dari tribunat setelah terbit karyanya yang berjudul Treatise on political economi. Napoleon bahkan melarang penyebaran buku Say karena dalam buku itu Say mengecam kebijakan Napoleon. Ada beberapa sumbangan penting dari yang diberikan JB Say yang juga pendukung Smith tentang kebebasan alamiah, persaingan ekonomi dan pembatasan campur tangan pemerintah. Bahkan analisis Say lebih mendalam tertimbang Smith…

Hijaunya Rumput di Rumah Sebelah

Tak bisa kumungkiri, mengkomparasi merupakan aktifitas pelik untuk dijalani. Memang, beberapa poin dapat diperbandingkan,  namun, selalu ada pengecualian. Apakah sesuatu sengaja diciptakan dengan padanan?

Diberkatilah orang-orang yang pandai membandingkan. Diberkatilah orang-orang yang cerdas mengambil keputusan. Diberkatilah orang-orang yang punya pilihan.
Begitu pula saat membandingkan rumput rumah sebelah. Rasa-rasanya selalu saja ada yang membuatnya tampak lebih indah. Matahari, tekstur tanah, bahkan sampai variannya. Padahal kita tahu bahwa rumput juga bisa enyah. Busuk karena menua.
Cukup ajaib memang rumput rumah sebelah. Tak pernah berantakan susunannya meski dikoyak cuaca atau digerogoti hama. "Apakah itu rumput replika?" Ah, tak baik berburuk sangka. Hanya membuat bercak dihati pemiliknya.
Dipikir-pikir, ada baiknya tak menanam rumput. Kita tak perlu mengakomparasi. Tetangga sebelah pun tak perlu menghabiskan waktu memperdebatkan rumput yang kita miliki. Tapi itu t…

#4 Kisah Sedih di Hari Senin

Jujur saja, gue nggak tahu apakah harus sedih atau bahagia saat seorang kawan, Rifki, mengirim undangan pernikahan melalui pesan WhatsApp. Satu sisi, gue sangat bahagia karena pada akhirnya, dia berani mengambil keputusan sulit untuk mempersunting perempuan yang ia kasihi. Terlebih, jika ditarik kebelakang, banyak hubungan toxic dan nggak jelas yang ia alami hingga gue seringkali menggelengkan kepala atas tingkahnya. Hubungan yang bertepuk sebelah tangan, dijadikan ojek hampir setiap hari, dapet cewek dengan nilai mahar tinggi sampai dipermainkan oleh perempuan yang ia sukai. Ini juga salah satu bentuk saran gue ke dia untuk mempersuntingnya. Gue juga yang memberi saran untuk memutuskan hubungan dengan perempuan-perempuan terdahulunya karena melihat tingkah lakunya yang tidak jelas. Tapi di sisi lain, gue agak sedih karena salah satu teman seperadventuran gue, nantinya akan sulit untuk diajak melancong. "Santai aja," katanya saat gue bilang kalau nantinya dia bakal susah dia…