Skip to main content

Tragedi Pembunuhan Pertama Di Muka Bumi

Tahukah anda mengenai drama percintaan yang berakibat pembunuhan yang pertama kali ada di bumi ini? mungkin ada yang sudah tahu dan ada yang belum. Baiklah saya akan mencoba menceritakannya secuil saja, karena kalau terlalu panjang saya takut pembaca bosan dengan tulisan saya yang masih kurang bagus ini terlebih saya juga hanya mengetahui secuil jadi apa adanya saja, tak bisa yang hebat seperti tukang cerita.

Saya juga menuliskan cerita ini karena saya baru saja membaca cerita anak-anak tentang nabi. Dan saya ambil sepotong bab saja dari keseluruhan cerita dalam buku itu. Bila dalam menceritakan hal ini saya banyak kekeliruan maka saya mohon maaf, saya hanya manusia biasa, bodoh, miskin pengetahuan dan sok tahu. Terima kasih

Karena hal ini terjadi pertama kali di bumi, jelas bukan terdapat di zaman sekarang, 10 tahun lalu, 100 tahun lalu, atau 1000 tahun lalu. Cerita ini terjadi Sebelum nabi Muhammad SAW lahir, sebelum Socrates, Enstein, Darwin, Soekarno atau Obama sekalipun lahir.

Drama percintaan in terjadi pada zaman nabi Adam. Pada suatu hari pada zaman itu, Adam dan Hawa ingin melahirkan anak pertamanya. Dan Allah memberi mereka anak kembar yaitu Qabil dan Iqlimah. Qabil berjenis kelamin laki-laki dan iqlimah perempuan. Yang menjadi kakak adalah Qabil karena ia lahir lebih dahulu beberapa saat tertimbang Iqlimah.

Setelah melahirkan mereka, Hawa melahirkan kembali dan diberi dua anak kembar lagi. lalu anak itu diberi nama Habil dan Labuda. Habil meruapakan anak laki-laki dan lahir lebih dahulu tertimbang Labuda yang perempuan.

Pada suatu saat nabi Adam ingin menikahkan anaknya untuk memperbanyak keturunan. Karna memang sudah besar, anaknya itu juga menginginkannya. Akhirnya Qabil dijodohkan dengan Labuda dan Habil dijodohkan dengan Iqlimah.

Karena dibujuk oleh setan yang tidak mau sujud kepada adam, ia menghasut Qabil agar tidak setuju bila dipasngkan dengan Labuda sebab Iqlimah lebih cantik daripada Labuda. Akhrnya qabil menolak. Adam pun akhirnya menyerahkan semuanya kepada Allah untuk menentukan.
Dalam menentukan orang yang berhak menjadi istri Iqlimah. Qabil dan habil harus berkurban kepada Allah. Dan barang siapa yang kurbannya diterima maka ialah yang berhak menjadi suami dari Iqlimah.

Qabil mempunyai postur tubuh yang tak lebih tinggi dari habil dan ia mempunyai sifat yang keras. Oleh karena itu nabi Adam memberikan pekerjaan bertani kepadannya. Sedangkan Habil mempunyai sifat yang lembut serta mempunyai kedalaman pikiran sehingga nabi Adam memberikannya pekerjaan sebagai pengembala domba.

Karena Qabil adalah seorang petani maka ia mengurbankan buah-buahan kepada Allah dan Habil sudah tentu mengurbankan hewan ternaknya. Namun ada hal yang berbeda dalam penyajian kurban mereka. Habil memilih domba yang sehat lagi gemuk karena ia pikir bahwa semua ini milik Allah, sedangkan Qabil menyortir buah-buahan yang busuk. Lalu Kurban itu ditempatkan berdekatan dan ditinggal diatas bukit.

Setelah mereka meninggalkan kurbannya itu, sebuah cahaya yang menyilaukan datang ke bumi dan menerangi bumi. Lalu cahaya itu menuju tempat kurban milik Habil dan timbul percikan api disana. Setelah kejadian itu cahaya itu lenyap dan udara menjadi seperti biasa.

Ternyata kurban yang dipersembakan Habil diterima oleh Allah, namun kurban milik Qabil tidak diterima,bahkan buah-buahan itu tidak berubah tempat sedkit pun. Padahal letak kedua tempat itu berdekatan.

Akhirnya Habil mendapatkan Iqlimah. Namun karena iblis mengganggu dan membujuk Qabil sehingga menyebabkan Qabil tak terima dan mempunyai niatan buruk untuk Habil. Bujuk rayu iblis pun semakin menjadi sehingga Qabil menyiapkan rencana untuk membunuh Habil dan sedang menunggu waktu yang tepat.

Disaat nabi Adam pergi ke suatu tempat, maka niat busuk yang direncanakan Qabil mulai dijalankan. Ketika Habil sedang bekerja, Qabil mendatanginya dan memukulnya dengan kayu sampai tersungkur. Setelah itu Qabil memukulnya lagi hingga tewas.

Setelah tewas ia memandang saudaranya itu dan menyesal telah membunuhnya. Akhirnya ia mengangkat tubuh Habil. Qabil melihat burubg gagak mematu-matuk tanah lalu Qabil pun menguburkan saudarannya itu. Setelah selesai, nabi Adam pun pulang, ia memanggil Qabil, namun karena ketakutan yang menjalar di tubuhnya akhirnya Qabil pergi.

Itulah sedikit cerita dari saya. Bila terjadi kesalahan cerita, sekali lagi saya mohon maaf, silahkan mengkritik dan memberi saran, terlebih yang membangun akan saya terima.

Comments

Popular posts from this blog

Jean-Baptiste Say, Pengembang Model klasik Smith

Setelah kelahiran pencetus kapitalis-Adam Smith- dengan karyanya An inquiry into the nature and cause of the wealth of nations. Ada beberapa ekonom klasik yang mengembangkan model yang telah dibuat oleh Adan Smith, sebuat saja Jean-Baptiste Say. Terkadang ekonom prancis ini sering disebut sebagai Adam Smithnya prancis. Awalnya JB Say adalah Tribunat -Seorang perwira Romawi kuno dipilih untuk melindungi hak-hak mereka dari tindakan sewenang-wenang dari para hakim bangsawan- Napoleon. Akan tetapi Napoleon adalah diktator yang haus kekuasaan yang menentang kebijakan Say dan mengeluarkannya dari tribunat setelah terbit karyanya yang berjudul Treatise on political economi. Napoleon bahkan melarang penyebaran buku Say karena dalam buku itu Say mengecam kebijakan Napoleon. Ada beberapa sumbangan penting dari yang diberikan JB Say yang juga pendukung Smith tentang kebebasan alamiah, persaingan ekonomi dan pembatasan campur tangan pemerintah. Bahkan analisis Say lebih mendalam tertimbang Smith…

Hijaunya Rumput di Rumah Sebelah

Tak bisa kumungkiri, mengkomparasi merupakan aktifitas pelik untuk dijalani. Memang, beberapa poin dapat diperbandingkan,  namun, selalu ada pengecualian. Apakah sesuatu sengaja diciptakan dengan padanan?

Diberkatilah orang-orang yang pandai membandingkan. Diberkatilah orang-orang yang cerdas mengambil keputusan. Diberkatilah orang-orang yang punya pilihan.
Begitu pula saat membandingkan rumput rumah sebelah. Rasa-rasanya selalu saja ada yang membuatnya tampak lebih indah. Matahari, tekstur tanah, bahkan sampai variannya. Padahal kita tahu bahwa rumput juga bisa enyah. Busuk karena menua.
Cukup ajaib memang rumput rumah sebelah. Tak pernah berantakan susunannya meski dikoyak cuaca atau digerogoti hama. "Apakah itu rumput replika?" Ah, tak baik berburuk sangka. Hanya membuat bercak dihati pemiliknya.
Dipikir-pikir, ada baiknya tak menanam rumput. Kita tak perlu mengakomparasi. Tetangga sebelah pun tak perlu menghabiskan waktu memperdebatkan rumput yang kita miliki. Tapi itu t…

#4 Kisah Sedih di Hari Senin

Jujur saja, gue nggak tahu apakah harus sedih atau bahagia saat seorang kawan, Rifki, mengirim undangan pernikahan melalui pesan WhatsApp. Satu sisi, gue sangat bahagia karena pada akhirnya, dia berani mengambil keputusan sulit untuk mempersunting perempuan yang ia kasihi. Terlebih, jika ditarik kebelakang, banyak hubungan toxic dan nggak jelas yang ia alami hingga gue seringkali menggelengkan kepala atas tingkahnya. Hubungan yang bertepuk sebelah tangan, dijadikan ojek hampir setiap hari, dapet cewek dengan nilai mahar tinggi sampai dipermainkan oleh perempuan yang ia sukai. Ini juga salah satu bentuk saran gue ke dia untuk mempersuntingnya. Gue juga yang memberi saran untuk memutuskan hubungan dengan perempuan-perempuan terdahulunya karena melihat tingkah lakunya yang tidak jelas. Tapi di sisi lain, gue agak sedih karena salah satu teman seperadventuran gue, nantinya akan sulit untuk diajak melancong. "Santai aja," katanya saat gue bilang kalau nantinya dia bakal susah dia…