Skip to main content

Young Gunners

Namanya Arsenal, ini merupakan salah satu klub raksasa Inggris. Banyak terlahir bintang dari klub ini, sebut saja Thierry Henry, patrick vieira, dan Freddie Ljungberg. Mereka adalah pemain yang awalnya tak pernah dikenal namun menjadi pemain yang sangat diperhitungkan.

Arsenal seperti belum ada habisnya menelurkan pemain seperti Francesc Fabregas dan Samir Nasri. Namun nahas, di bursa transfer 2011 para pemain yang ditelurkan itu pergi dari Arsenal ke klub yang mengincarnya.

Francesc Fabregas pergi ke Barcelona dengan nilai tranfer sekitar 40 juta pound. 35 juta dari barcelona dan 5 juta tambahan dari kocek pribadi Fabregas sendiri. Namun pengorbanan ini tak sia-sia. Fabregas yang baru saja beranjak dari arsenal sudah mendapatkan dua gelar, sedangkan selama betahun-tahun ia di berada di arsenal, hampir tak ada gelar bergengsi yang diperoleh.

Selain itu Samir Nasri dan juga Gael Clichy yang pindah pada bursa tranfer 2011/2012 telah memperlhatkan kematangan dari klub yang baru di belanya itu. Debut pertama Nasri, sudah mengantarkan klub barunya memperoleh hasil yang meyakinkan untuk memperoleh gelar liga inggris.

Setelah ditinggal para punggawanya, Arsenal tertatih-tatih menghadapi kerasnya liga inggris. Klub ini seperti tak terlihat seperti klub besar di liga inggris. Kejayaan masa lalunya seperti tak berguna apa-apa.

Sebetulnya, klub ini mempunyai banyak materi pemain bagus namun para pemainnya masih kurang berpengalaman. Klub ini sebenarnya sangat bagus karena mengusung pemain muda yang fresh dan mempunyai semangat yang tinggi, namun tak bisa dipungkiri seorang figur dibutuhkan untuk mengimbangi.

Comments

Popular posts from this blog

Jean-Baptiste Say, Pengembang Model klasik Smith

Setelah kelahiran pencetus kapitalis-Adam Smith- dengan karyanya An inquiry into the nature and cause of the wealth of nations. Ada beberapa ekonom klasik yang mengembangkan model yang telah dibuat oleh Adan Smith, sebuat saja Jean-Baptiste Say. Terkadang ekonom prancis ini sering disebut sebagai Adam Smithnya prancis. Awalnya JB Say adalah Tribunat -Seorang perwira Romawi kuno dipilih untuk melindungi hak-hak mereka dari tindakan sewenang-wenang dari para hakim bangsawan- Napoleon. Akan tetapi Napoleon adalah diktator yang haus kekuasaan yang menentang kebijakan Say dan mengeluarkannya dari tribunat setelah terbit karyanya yang berjudul Treatise on political economi. Napoleon bahkan melarang penyebaran buku Say karena dalam buku itu Say mengecam kebijakan Napoleon. Ada beberapa sumbangan penting dari yang diberikan JB Say yang juga pendukung Smith tentang kebebasan alamiah, persaingan ekonomi dan pembatasan campur tangan pemerintah. Bahkan analisis Say lebih mendalam tertimbang Smith…

Hijaunya Rumput di Rumah Sebelah

Tak bisa kumungkiri, mengkomparasi merupakan aktifitas pelik untuk dijalani. Memang, beberapa poin dapat diperbandingkan,  namun, selalu ada pengecualian. Apakah sesuatu sengaja diciptakan dengan padanan?

Diberkatilah orang-orang yang pandai membandingkan. Diberkatilah orang-orang yang cerdas mengambil keputusan. Diberkatilah orang-orang yang punya pilihan.
Begitu pula saat membandingkan rumput rumah sebelah. Rasa-rasanya selalu saja ada yang membuatnya tampak lebih indah. Matahari, tekstur tanah, bahkan sampai variannya. Padahal kita tahu bahwa rumput juga bisa enyah. Busuk karena menua.
Cukup ajaib memang rumput rumah sebelah. Tak pernah berantakan susunannya meski dikoyak cuaca atau digerogoti hama. "Apakah itu rumput replika?" Ah, tak baik berburuk sangka. Hanya membuat bercak dihati pemiliknya.
Dipikir-pikir, ada baiknya tak menanam rumput. Kita tak perlu mengakomparasi. Tetangga sebelah pun tak perlu menghabiskan waktu memperdebatkan rumput yang kita miliki. Tapi itu t…

#4 Kisah Sedih di Hari Senin

Jujur saja, gue nggak tahu apakah harus sedih atau bahagia saat seorang kawan, Rifki, mengirim undangan pernikahan melalui pesan WhatsApp. Satu sisi, gue sangat bahagia karena pada akhirnya, dia berani mengambil keputusan sulit untuk mempersunting perempuan yang ia kasihi. Terlebih, jika ditarik kebelakang, banyak hubungan toxic dan nggak jelas yang ia alami hingga gue seringkali menggelengkan kepala atas tingkahnya. Hubungan yang bertepuk sebelah tangan, dijadikan ojek hampir setiap hari, dapet cewek dengan nilai mahar tinggi sampai dipermainkan oleh perempuan yang ia sukai. Ini juga salah satu bentuk saran gue ke dia untuk mempersuntingnya. Gue juga yang memberi saran untuk memutuskan hubungan dengan perempuan-perempuan terdahulunya karena melihat tingkah lakunya yang tidak jelas. Tapi di sisi lain, gue agak sedih karena salah satu teman seperadventuran gue, nantinya akan sulit untuk diajak melancong. "Santai aja," katanya saat gue bilang kalau nantinya dia bakal susah dia…