Skip to main content

Angin Segar (iseng)

Sebuah angin segar dating tiba-tiba dan tak terduga, memberi sebuah harapan akan masa depan. Di saat perasaan saya sedang berharap cemas akan nilai yang belum juga keluar mungkin rasanya Seperti berada di arena perjudian dan menunggu seorang Bandar menjatuhkan batok kelapa yang berisi sebuah dadu.

Angin segar ini timbul Mungkin dari hal yang biasa, hanya cerita kenangan masa lalu. Sebuah pengalamanya dalam menjalani hidup. Ia berccerita bagaimana temanya yang sangat pintar dan kaya hanya menjadi seorang supir. Padahal Otaknya sudah tidak diragukan lagi. Hamper setiap ujian ia mendapat nilai 9 di pelajaran eksak. Bahkan kabarnya orang itu jarang belajar, (aku mengira bila makannaya sangat begizi dan berprotein hingga ia menjadi seperti itu) ditambah lagi hidupnya mewah, disaat tahun tujuh puluhan ia sudah mengendarai mobil saat bersekolah. Tapi sayiag saat kuliah tingkat dua dia sudah keburu menikah.

Dari cerita itu saya mengambil pelajaran, bila jangan menikah bila masih kuliah. Meski Saya masih belum tau apa hubunganya menuntut ilmu sama sudah nikah. Mungkin bila sudah menikah focus terhadap kuliah menjadi kurang.dan tendensinya lebih kepada istri. Selain itu pelajaran yang saya dapat ialah bila kepintaran tak menjamin sukses di masa depan bila tak di pergunakan dengan baik.

Pintar saja belum tentu sukses apalagi yang bego?

Ada lagi cerita tentang teman ayah saya yang pintar, kaya dan sukses dimasa depan. Ditambah lagi tampan serta dikerubungi banyak wanita. (“nggak seperti bapak, salaman aja malu sama cewe. Karna tanganya tajem akibat kapalan” ucap ayah}. Meski dikerubungi banyak wanita teman ayah saya tak begitu peduli, dia tetap saja belajar. Sampai akhirnya masuk ITB dan menjadi seorang direktur

Pelajaran yang saya ambil adalah wajar kalau orang ini sukses.

Lalu, ada lagi, kali ini seorang anak bupati yang menjadi pemborong (saya masih belum mengerti pekerjaan pemborong itu seperti apa dan bagaimana? Mungkin semacam kntraktor). Sekarang Dia meminta proyek kepada pejabat daerah. Padahal dahulu ayahnya pejabat. Tetapi sekarang keadaanya berubah. Bahkan ada yang berkata “sekarang elu minta proyek ama gw sampe nunduk-nunduk gitu, dulu bapak lu lewat gw ciumin mobilnya” dulu saat orangtuanya menjadi bupati ia hidup senang tetapi saat sudah lengser,. Semua berubah.

Pelajaran yang saya ambil adalah jangan memanfaatkan kekayaan orang tua untuk hidup. Tetapi manfaatkan kemampuan diri sendiri. Dari cerita ini orang tua saya malah menasihati saya agar saya tidak nyontek. Da nmenasihati agar memanfaatkan kemampuan sendiri.

Sekarang cerita seorang anak guru, miskin namun sukses. Kata orang tua saya orang ini belajar dengan sungguh-sungguh, bahkan sampai nangis-nangis saat belajar. Ditambah orang tuanya keras dalam mendidik. Tak segan untuk memukul dengan kayu yang besar terlebih orang tuanya tak akan menyerah sebelum memukul anaknya. Kesungguh-sungguhanya membawakan hasil dan anak ini pernah merasakan kursi mentri luar negri sebanyak 2 periode meskipun sudah tidak menjadi menlu lagi saat ini.

Pelajaran yang saya ambil adalah harus belajar dengan sungguh-sungguh, klo perlu sampai nagis-nagis agar bias jadi orang sukses..

Dan ini cerita terakhir. Ayah saya punya seorang teman, anak ini bias dikatakan kurang pintar atau bahasanya kasarnya bodoh, tapi saat lulus tak ada yang menyangka bila anak ini masuk ITB, saat diteriman, anak ini juga tak percaya saat mendapat ITB, bahkan anak ini mengikuti test lagi untuk memastikan, dan ternyata anak ini lulus. Hamper semua teman-temanya heran terhadapanya. Sebelum akhirnya keluar karena tidak kuat kuliah di ITB

Pelajaran yang saya ambil adalah kadang-kadang keberuntungan dating tak terduga-duga.

Inti dari cerita yang saya ambil dari semua itu ialah, kepintaan tak menjamin orang itu akan sukses bila tak dimanfaatkan dengan baik. Apabila ingin sukses orang itu harus sungguh-sungguh dalam mejalankan sesuatu. walau terkadang keberuntungan dari maha pencipta juga bias memperngaruhi

Comments

  1. Selamat Datang Di Situs AGEN BANDARQ
    Rasakan sensasi serunya bermain di Situs CROWNQQ
    Yang Merupakan Agen Bandarq, Domino 99, Dan Bandar Poker Online Terpercaya di asia hadir untuk anda semua dengan permainan permainan menarik dan bonus menarik untuk anda semua.

    Rasakan Sensasi serunya bermain di CrownQQ, Agen BandarQ Yang 100% Gampang Menang
    Games Yang di Hadirkan CrownQQ :
    => Poker
    => Bandar Poker
    => Domino99
    => BandarQ
    => AduQ
    => Sakong
    => Capsa Susum
    => Bandar66
    => Perang Baccarat (New Game)

    Promo Yang Berlaku Saat ini:
    => Bonus Refferal 20% ( OTOMATIS )
    => Bonus Turn Over 0,5% (SETIAP SENIN )
    => Minimal Depo Rp. 20.000,-
    => Minimal WD Rp. 20.000,-

    Pelayanan dan Sistem Di Situs CROWNQQ :
    => 100% Member Asli (Pemain vs Pemain)
    => Pelayanan DP & WD 24 jam
    => Livechat Kami 24 Jam Online
    => Bisa Dimainkan Di Hp Android & IOS
    => Dilayani Dengan 5 Bank Terbaik

    << Contact_Us >>
    WHATSAPP : +855882357563
    LINE : CS CROWNQQ
    TELEGRAM : +855882357563

    BACA JUGA BLOGSPORT KAMI:
    BLOG ARTIKEL
    CROWNWIN
    CERITA DEWASA

    AKSES LINK TERBARU DI :
    - RATUAJAIB.COM
    - RATUAJAIB.NET
    - RATUAJAIB.INFO

    CROWNQQ | Agen BandarQ | BandarQ Online | AduQ Online | DominoQQ Terbaik

    ReplyDelete

Post a comment

Popular posts from this blog

Jean-Baptiste Say, Pengembang Model klasik Smith

Setelah kelahiran pencetus kapitalis-Adam Smith- dengan karyanya An inquiry into the nature and cause of the wealth of nations. Ada beberapa ekonom klasik yang mengembangkan model yang telah dibuat oleh Adan Smith, sebuat saja Jean-Baptiste Say. Terkadang ekonom prancis ini sering disebut sebagai Adam Smithnya prancis. Awalnya JB Say adalah Tribunat -Seorang perwira Romawi kuno dipilih untuk melindungi hak-hak mereka dari tindakan sewenang-wenang dari para hakim bangsawan- Napoleon. Akan tetapi Napoleon adalah diktator yang haus kekuasaan yang menentang kebijakan Say dan mengeluarkannya dari tribunat setelah terbit karyanya yang berjudul Treatise on political economi. Napoleon bahkan melarang penyebaran buku Say karena dalam buku itu Say mengecam kebijakan Napoleon. Ada beberapa sumbangan penting dari yang diberikan JB Say yang juga pendukung Smith tentang kebebasan alamiah, persaingan ekonomi dan pembatasan campur tangan pemerintah. Bahkan analisis Say lebih mendalam tertimbang Smith…

Hijaunya Rumput di Rumah Sebelah

Tak bisa kumungkiri, mengkomparasi merupakan aktifitas pelik untuk dijalani. Memang, beberapa poin dapat diperbandingkan,  namun, selalu ada pengecualian. Apakah sesuatu sengaja diciptakan dengan padanan?

Diberkatilah orang-orang yang pandai membandingkan. Diberkatilah orang-orang yang cerdas mengambil keputusan. Diberkatilah orang-orang yang punya pilihan.
Begitu pula saat membandingkan rumput rumah sebelah. Rasa-rasanya selalu saja ada yang membuatnya tampak lebih indah. Matahari, tekstur tanah, bahkan sampai variannya. Padahal kita tahu bahwa rumput juga bisa enyah. Busuk karena menua.
Cukup ajaib memang rumput rumah sebelah. Tak pernah berantakan susunannya meski dikoyak cuaca atau digerogoti hama. "Apakah itu rumput replika?" Ah, tak baik berburuk sangka. Hanya membuat bercak dihati pemiliknya.
Dipikir-pikir, ada baiknya tak menanam rumput. Kita tak perlu mengakomparasi. Tetangga sebelah pun tak perlu menghabiskan waktu memperdebatkan rumput yang kita miliki. Tapi itu t…

#2 Kehilangan Kesenangan Bermain Games

Games yang lagi gue mainin akhir-akhir ini dan sampai sekarang adalah free fire. Gue nggak tahu mau main games apa lagi. Rasa-rasanya games sudah kurang menyenangkan. Entah kenapa. Padahal, dua atau tiga tahun lalu, rasa-rasanya hampir setiap hari gue mainin games ini.Bahkan sampai gue belain curi-curi waktu di sela kesibukan. Karena sebegitu bikin nagihanya, gue pun pada waktu itu sudah sampai pada peringkat pertama diantara kawan-kawan gue yang lain. Peringkat ini gue dapetin karena terlalu sering intensitas gue untuk bermain. Tapi itu dulu. Sekarang beda. Selain free fire, gue juga main PUBG dan Call of Duty. Gue pun sempat tergila-gila akan permainan ini. Tapi sebentar saja untuk kedua games ini. Entah kenapa, 2 tahun belakangan ini gue mudah bosan. Padahal, kalau boleh dibilang, gue tipe setia sama games. Misalnya, Clash of Clan (COC). Jika tidak salah ingat, mungkin 3 tahun atau lebih gue bermain COC. Gue mulai bermain COC karena pada saat itu games ini sedang hits. Namun, sampa…